You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Kampung Mulyo Dadi
Logo Kampung Mulyo Dadi
Kampung Mulyo Dadi

Kec. Rawa Pitu, Kab. Tulang Bawang, Provinsi Lampung

MENJADIKAN DESA MULYO DADI ADIL MAKMUR SENTOSA (SENYUM,SALAM,SAPA,SANTUN)

PEMBENTUKAN PENGURUS KTW KAMPUNG MULYO DADI

Administrator 01 Februari 2023 Dibaca 157 Kali
PEMBENTUKAN PENGURUS KTW KAMPUNG MULYO DADI

Kelompok tani wanita (KTW) adalah wadah yang memberikan kesempatan bagi kaum perempuan untuk ikut andil dalam memajukan seKtor agribisnis. Penumbuhan dan pengembangan Kelompok tani wanita (KTW) dilakukan melalui pemberdayaan wanita tani, dengan perpaduan dar budaya, norma, nilai dan kearifan local untuk meningkatkan usaha dibidang agribisnis dan kemampuan KTW dalam melaksanakan fungsinya sebagai dasar penumbuhan dan pengembangan kelembagaan wanita tani.

Kelompok Tani Wanita (KTW) dibentuk sebagai upaya pelibatan kaum perempuan secara langsung dalam usaha-usaha peningkatan hasil pertanian, seperti menjadi bagian dari motivator dalam adopsi dan pengenalan teknologi tani. Oleh karena itu pada tanggal 31 Januari 2023 di dusun Karangnongko desa Mulyo Dadi Kecamatan Rawa Pitu, ibu-ibu di dusun tersebut berkumpul dan bermusyawarah membentuk kelompok wanita tani dengan dihadiri ibu kepala UPT Pertanian Wilayah I, Kepala Desa, PPL, Kepala dusun dan Ketua RT setempat.

Dalam musyawarah ibu-ibu dusun Karangnongko tersebut terpilihlah kepengurusan yang diberi nama KTW Tunas Harapan, dan pengurusnya yang tertera dalam Berita Acara pembentukan kelompok wanita tani diketahui PPL, Kepala Desa dan Kepala UPT Pertanian Wilayah I. Endang Suparti, SP selaku Kepala UPT Pertanian Wilayah I menyampaikan selain berita acara pembentukan kelompok wanita tani, administrasi yang harus dimiliki adalah AD/ART (Anggaran Dasar/ Anggaran Rumah Tangga), memiliki daftar anggota dan memiliki surat keterangan domisili lembaga (KTW) oleh Pemerintah Desa. Beliau juga menambahkan bahwa peran ganda wanita tani ini sangat strategis dalam peningkatan produktivitas usaha tani dan berpotensi untuk meningkatkan pendapatan dan ketahanan pangan menuju kesejahteraan rumah tangga petani di pedesaan.

Dari berbagai sumber menyebutkan peran dan fungsi dari wanit tani adalah :

  1. Wanita tani berpeluang dan mampu berperan sebagai mitra kerja penyuluhd alam proses alih teknologi pertanian di pedesaan
  2. Meningkatnya peran dan produktivitas wanita tani sebagai pengurus rumah tangga dan tenaga kerja pencari nafkah (tambahan maupunutama), juga berhubungan erat dengan perannya sebagai pelaku usaha dalam upaya peningkatan pendapatan dan pemenuhan kebutuhan pangan keluarga, menuju pencapaian ketahanan pangan dan kesejahteraan rumah tangga.
  3. Pembinaan wanita tani perlu ditingkatkan dan diberdayakan sebagai receiving system untuk mempercepat proses penyerapan teknolog ioleh wanita tani.
  4. Perlu strategi perlindungan terhadap tenaga kerja wanita, meningkatkan efektivitas penyuluhan dan pelatihan, perbaikan regulasi, fasilitas, upah, dan kesempatan kerja agar berimbang antar jender, sebagai insentif dan keberpihakan terhadap wanita tani di pedesaan.
  5. Perlu kaji tindak dan revitalisasi mekanisme kerja penyuluhan untuk lebih melibatkan wanita tani dalam mempercepat adopsi eknologi.

Pembetukan KTW ini diharapkan dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat melalui berbagai kegiatan dibidang pertanian, seperti pembibitan sayuran yang nantinya dimanfaatkan di pekarangan ibu-ibu anggota KTW. Harapan terbesar dengan terbentuknya KTW ini adalah memiliki kemampuan swasembada atau kemandirian dalam bidang ekonomi, sehingga satu atau dua tahun kedepan, betul-betul menjadi dusun yang mandiri.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBK 2026 Pelaksanaan

APBK 2026 Pendapatan

APBK 2026 Pembelanjaan